Selasa, 27 Juli 2010

KERAGAMAN BUDAYA MATERI ANTROPOLOGI KELAS XI OLEH DEDEN WAHYUDIN, S.S

KERAGAMAN BUDAYA

MATERI ANTROPOLOGI KELAS XI

OLEH

DEDEN WAHYUDIN, S.S

Kebudayaan adalah hasil budaya manusia dalam bermasyarakat. Kebudayaan tidak boleh secara genitika yang ada dalam tubu manusia sebagai makhluk social.

BUDAYA LOKAL

Budaya local merupakan adat istiadat. Kebudayaan yangsudah berkembang (maju), atau sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah yang terdapat dalam suatu daerah tertentu. Kebudayaan setiap suku bangsa berada di setiap daerah merupakan budaya local. Budaya local pada umumnya bersifat tradisional yang masih dipertahankan.

Van Vallenhoven membagi masyarakat Indonesia ke dalam 19 lingkungan adat. Koentjaraningrat menyebutkan ke -19 likungan hukum adat sebagai daerah kebudayaan atau culture area, yaitu sebagai berikut;

1. Aceh

2. Gayo, Alas, dan Batak

3. Nias dan Batu

4. Minangkabau\

5. Mentawai

6. Sumatra Selatan

7. Enggano

8. Melayu

9. Bangka Belitung

10. Kalimantan

11. Minahasa

12. Sangir Taulund

13. Gorontalo

14. Toraja

15. Sulawesi Selatan

16. Ternate

17. Ambon-Maluku

18. Kepulauan Barat Daya

19. Irian

20. Timor

21. Bali dan Lombok

22. Jawa Tengah dan Jawa Timur

23. Surakarta da n Jogjakarta

24. Jawa Barat

C. PENGARUH BUDAYA ASING

Fenomena globalisasi tidak dapat dihendari lagi oleh seluruh masyarakat dunia. Globalisasi ditandai oleh semakin terbukanya jalur komunikasi di antara masyarakat dunia tanpa batasan ruang dan waktu.

Budaya Asing yang masuk dua sisi pengaruh, yaitu

1. Pengaruh Positif

Pengaruh positifnya itu adalah memberikan kemajuan atau peningkatan kualitas hidup masyarakat.

- Alih teknogi asing

- Dengan semakin banyk banyaknya industry

- Masuknya nilai-nilai positif seperti arti pentingnya pendidikan dan nilai mengahargai waktu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar