Sabtu, 04 Desember 2010

KONSEPSI TENTANG KEBUDAYAAN BARATDAN KEBUDAYAAN HELLENIS

Sebelum saya memaparkan bagaimana peradaban Hellenis, disini perlu saya paparkan juga tentang bagaimana konsepsi tentang barat itu sendiri. Konsepsi tentang Barat (The Occident) yang di pandang dari dunia timur (Orientalisme), bahwa Barat sudah menginvansi dunia timur dan manjadikan negara-negara timur itu wilayah koloni Barat yang tersebesar, terkaya dan tertua.. Disini Timur telah membantu mendefinisikan barat sebagai imaji, idea, kepribadian dan pengalaman, dan tidak dipungkiri juga bahwa timur merupakan suatu bagian integral dari perdaban dan kebudayaan material barat. Untuk kita ketahui juga bahwa orientalisme adalah suatu gaya berpikir yang berdasarkan pada pembedaan ontologis dan epistemologis yang di buat antara “ Timur” (The Orient) dan hampir selalu barat (The Occident). Sebenarnya Orientalisme sebagai gaya barat untuk mendominasi, menata kembali dan menguasai timur. Kita kadang tidak menyadari bagaimana barat bisa menguasai timur, ternyata Barat bisa menguasai timur dengan mempelajari gaya berpikir timur sendiri yaitu orientalisme. Dengan Orientalisme sebagai sumber, budaya barat mampu mengatur bahkan menciptakan dunia timur secara politis, sosiologis, militer, ideologis, saintifik, dan imajinatif selama masa pencerahan. Dengan ini kita akan tahu bahwa budaya barat memperoleh kekuatan dan identitasnya dengan cara menyandarkan dirinya kepada dunia timur sebagai macam wali atau pelindung, bahkan “ diri” yang tersembunyi. “Barat” tidaklah ada begitu saja ada, oleh karena itu kita harus menganggap serius obeservasi besar Vico bahwa manusia sendiri yang membuat sejarah mereka, karena itu, sebagaimana halnya barat sendiri, timur adalah suatu ide yang mempunyai sejarah dan berpikir, perlambang dan pembendaharaan bahasa yang telah memberikan kepadanya realitas dan kehadiran di dan bagi barat. Kedua entitas geografis tersebut dengan demikian saling mendukung, dan saling merefleksikan satu sama lainnnya hingga batas-batas tertentu. Kita bisa menduga bahwa timur itu merupakan karir bagi orang barat. Semenjak dahulu dan sampai sekarang pun ada budaya-budaya dan bangsa-bangsa yang berlokasi di timur, dan kehidupan, sejarah serta adat-istiadat mereka memiliki realita nyata yang jelas sekali lebih besar dari apapun dikatakan tentangnya di Barat. Hubungan antara barat dan timur adalah hubungan kekuatan, dominasi,hubungan berbagai derajat hegemoni yang kompleks. Timur ditimurkan tidak hanya karena ia di dapati dalam keadaan; bersifat timur” dalam semua hal yang dipandang umum oleh rata-rata orang Eropa abad ke kesembilan belas, tetapi juga karena ia dapat yakni mandah untuk dijadikan timur. “Orientalisme” bukanlah fantasi kosong orang Eropa mengenai dunia timur, melainkan sosok teori dan praktek yang sengaja diciptakan, yang sepanjang banyak generasi telah menerima timbunan inventasi material yang sangat besar. Orientalisme sebagai suatu sistem ilmu mengenai dunia timur, sebagai suatu saringan yang diakui untuk menyaring dunia timur keadalam kesadaran Barat sementara inventasi tersebut melipatgandakan dan sungguh-sungguh menjadikan benar-benar produktif pernyataan-pernyataan yang berkembang biak dari orientalisme ke dalam lingkup budaya umum. Orientalisme tidak pernah jauh dari apa yang dinamakan Deny Hay sebagai gagasan Eropa, suatu pikiran kolektif yang mengidentifikasikan kita orang-orang Eropa dan bahwa unsur utama dalam budaya Barat persisnya adalah apa yang menjadikan budaya tersebut berkuasa baik di Barat maupun di luar barat.
Gagasan identitas barat sebagai identitas yang lebih unggul dibandingkan semua bangsa dan budaya non Barat..Diisini juga terdapat hegemoni gagasan –gagasan Barat mengenai dunia timur yang mengulangi pernyataan mengenai keunggulan Barat atas keterbelakangan timur, yang pada umumnya penutup peluang adanya pandangan-pandangan yang berbeda mengenai masalah ini dari pemikir yang lebih independent, atau skeptis..
Strategi Orientalisme bergantung pada keunggulan posisional yang lentur ini, yang menempatkan orang barat dalam suatu rangkaian menyeluruh dari kemungkinan-kemungkinan hubungan dunia timur tanpa menyebabkan kehilangan posisinya. Dan mengapa pula tidak demikian, khususnya salama masa kebangkitan Barat yang luar biasa sejak akhir Renaisans hingga kini. Begitu paparan saya tentang konsepsi Barat dilihat dari sudut pandang ketimuran. akhirnya kita bisa mengetahui bagimana kedudukan barat yang tidak bisa lepas juga dunia timur, dan bahkan timur merupakan keperibadian barat yang tidak disadari kita semua. Mengingat puncak kebuadayaan barat yaitu pada masa kebudayaan Hellenisme yang merupakan Induk kebudayaan selanjutnya. Saya akan menggembarkan bagaimana kebudayaan Hellenis sekitar 1050-750 SM. Selama tiga abad terakhir sekitar tahun 750 SM, orang-orang Syria telah berhasil menciptakan alphabet, mengekplorasi dan mengkolonisasi pantai-pantai lembah Medeterania barat, dan menghasilkan karya-karya sastra yang terkemukan. Sebaliknya, orang-orang Yunani agaknya berhenti menulis dalam tulisan linier B setelah terjadin bencana sekitar tahun 1200 SM, dan mereka tidak mengadopsi alphabet orang Phoenician sampai sekita tahun 750 SM. Maka orang Yunani baru mengadopsi alphabet lebih lambat dua abad dibanding orang-orang Ibrani dan Aramean. Orang-orang Yunani itu buta huruf selama hampi 450 tahun.
Empat ratus lima puluh tahun tersebut merupakan zaman kegelapan dalam dua pengertian. . Namun selama abad-abad kegelapan tersebut, orang-orang Yunani merasa sedang berjalan menuju penciptaan sejumlah prestasi terakhhir peradaban Hellenis yang paling mencolok. Perkembangan bentuk pemerintahan negara-kota dilembah Aegean selama zaman kegelapan ini bukanlah prestasi khas orang-orang Yunani. Negara-negara kota telah diciptakan di Sumeria 2000 tahun sebelumnya, dan setidaknya salah satu negara kota Phoenician, yakni Byblos, yang hampir sama tuanya dengan Nippur, Uruk dan Ur, Namun demikian, bentuk khas negara kota yang dikembangkan oleh orang-orang Yunani di Aegean sesudah runtuhnya kerajaan-kerajaan pada masa Mycenae akhirnya menjadi pola standar untuk seluruh lembah Medeteranian dan juga daerah-daerah di sebelah timur sungai Eufrat.
Penafsiaran dokumen-dokumen zaman Mycenae dalam tulisan Linear B menyingkap apa yang terjadi diantara rezim politik zaman Mycenae dan rezim politik zaman Yunani Hellenis. Kerajaan-kerajaan Yunani Mycinae merupakan replika-replika miniatur kerajaaan Sumeria dan Akkadia serta Mesir Fir’aun. Kerajaan-kerajaan tersebut dijalankan secara birokratis oleh sebuah lembaga melek huruf pfofesional.. Negara kota Hellenis yang tipikal sepanjang sejarah Gaeceo-Romawi merupakan sebuah komunitas agricultural kecil yang wilayahnya terbatas dengan radius sekitar setengah dari perjalanan dahri tempat jual beli dan benteng yang menjadi nukleusnya., Dibidang ekonomi, komunitas ini hampir serba lengkap. Perbedaan antara sebuah kerajaan Mycenae dan negara kota Hellenis arkaik cukup mencolok, tetapi dalam bidang politik, tidak ada bukti bahwa keduanya terputus dari masa lalu.. Administrasi publik Yunani zaman Mycenae tampak seolah-olah merupakan imitasi sengaja atas administrasi public Babylonia, Hittite, dan Mesir Fir’aun; administrasi publik Yunani zaman Hellenis terlihat seperti sebuah pemerintahan regional yang secara tidak sada beradaptasi dengan keadaan-keadaan ekonomi didaerah tersebut. Dilain pihak, pengadopsian atas gaya tembikar Protogeomoterik tamapak seolah-olah menjadi sebuah gaya baru yang diciptakan secara sengaja. Gaya Protogemetrik aniconic muncul secara tiba-tiba sekitar tahun 1050 SM di sebuah tempat yang bernama Athena dan kemudian disana berkembang dengan cepat, meskipun di sejumlah tempat di Yunani beragam gaya protogeometrik dan geometric lokal sesudahnya dikembangkan, agaknya, secara independent.
Keserempakan perubahan-perubahan teknologi dan seni yang tiba-tiba ini tampak mencolok. Apakah ini mengindikasikan perubahan penduduk, atau sekedar perubahan gaya? Sampai sebegitu jauh. Ada sebuah revolusi estetis yang lebih penting. Para pembuat dan pelukis vas Athena protogeometrik menghubungkan dekorasi vas bentuknya; dalam mendesain sebuah pola, salah satu pertimbangan utama mereka adalah harmoni; dan merekan menghasilkan efek-efek arsistik dengan cara memberi kesan yang sangat indah pada motif-motif sederhana. Tiga ciri seni Yunani Protogeometrik dan geometrik yang berbeda ini menjadi fase sejarah Hellenis selanjutnya kecuali fase terakhir.
Dalam seni rupa dan lembaga-lembaga politik zaman kegelapan pasca Mycenae dilembah Aegean, terdapat keterputusan dengan masa lalu Myicinae, dan seolah-olah pembuat tembikar dan koleganya, pelukis vas, melakukannya dengan sengaja . Penyair lisan zaman kegelapan juga mengetahui masa lalu Mycenaenya. Tetapi mereka tidak hendak memutuskannya, melainkan justru mempertahankannya sebisa mungkin membuat mise en scene puisinya tanpa perlu menjadikannyua tidak bisa dipahami oleh audiens di sebuah masyarakat yang sedang berubah secara perlahan tapi terus-menerus, dari generasi ke generasi. Evolusi bertahap puisi lisan, seni rupa dan lembaga-lembaga politik Yunani Hellenis selama tiga abad yang berakhir pada sekitar ahun 750 SM tampaknya tidak signifikan dibandingkan dengan apa yang telah diraih selama tiga abad yang sama oleh orang-orang Syiria sezaman. Nilai penting prestasi-prestasi Yunani selam zaman kegelapan pasca Mycenae hanya dapat diukur secara retospektif dengan memperhitungkan akibatnya.
Pada pertengahan abad ke-8, orang-orang Syiria, sebagaimana sebelum mereka tenggelam oleh serbuan militerisme terakhir yang langsung menyebabkan penderitaan, membuat sebuah rangsangan revolusi tiba-tiba bagi orang-orang Hellenis dengan cara mentransfer alfabet. Hadiah ini diikuti dengan transfer seni perdagangan Phoenician laiknya logam mentah yang oleh orang Hellenis dan etrusca diubah menjadi mas.
Peredaban Hellenis 750-507 SM
Setelah runtuhnya peradaban Minoa dan Mycenae runtuh pada abad ke 12 SM, wilayah bekas kekuasaannya dikosongkan, buta huruf lenyap, dan timbulah peradaban baru, Hellenis, dari abad ke 17 dan seterusnya, yang berkembang setahap demi setahap. Perkembangan ini sama lambatnya dengan sekitar tahun 700 SM , saat peradaban Hellenis,. Kemajuan peradaban Hellenis tidak dirasakan oleh pujangga Hesoid, meski puisinya adalah salah satu pencapaian peradaban Hellenis yang pernah tercatat. Selama dua peradaban Hellenis berlangsung, kecuali penduduk Yunani sepanjang pantai barat semanjung Asia kecil, kekuasaan Hellenis berada dibawah kendali pesukan penakluk Assyiria dan gerombolan penggerebek Eurasia yang suka berpindah-pindah. Mereka menjadi momok yang menghantui Assyiria dan merusak masa depan peradaban terlalu dininya, sewaktu komunitas Yunani telah pulih. Pada abad ke-8 dan ke-7 SM, peradaban Hellenis menorehkan inspirasi kemajuan budaya yang telah diraih oleh peradaban Syiria sejak abad ke 12 SM, selama beberapa waktu ketika semua asfek kehidupan wilayah Yunani masih terpuruk Kemenangan masyarakat Hellenis dari serangan pihak luar di abad ke-8 SM mengakibatkan ledakan penduduk yang berlanjut sampai abad ke-2 SM. Kira-kira tahun 750 SM orang-orang Hellenis menandatangani perjanjian hutang pertama mereka denagan Syiria. Pada saat itu mereka meminjam sistem alphabet Phoenic. Ini merupakan tulisan yang lebih efisien karena menggunakan bahasa Yunani dan bahasa lainnya dari pada suku kata linier –B yang diciptakan tepatnya mungkin abad ke-15 yang merupakan tiruan tata suku kata linier –A.
Penggunaan dan pengadaptasian sistem alphabet Phoenic oleh orang-orang Mesir berdampak pada sastra dan pemikiran budaya Hellenis. Selama 4,5 abad dalam dunia buta huruf, selama deklamasi puisi sejarah telah menjadi sebuah penciptaan segar, diimprovisasikan dengan ritme yang mudah dihafal dan dibacakan kembali oleh para pujangga Abad pertengahan..
Adopsi dan adaptasi system alphabet Phoenic oleh bangsa-bangsa Yunani yang telah membawa konsekwensi bagi dunia sastra tersebut, secara cepat diikuti dengan penerimaan motif seni visual baru. Di akhir abad ke-8, model geometris menghiasi pot memberi pengaruh pada sebuah gaya baru. Gaya baru menghias pot tersebut terinspirasi seni kontemporer Phoenic. Sementara eksperimen bangsa Yunani pertama tentang perwujudan tiga dimensi tubuh manusia terinspirasi oleh gaya mesir..
Hubungan pasca perdagangan Yunani-Euboea sesunggguhnya terjalin awal abad ke -9 SM di Al-Mina, hulu sungan Orontes, melalui utara pentai Syiria. Dari abad ke-8 SM dan seterusnya kebutuhan pokok ekonomi bangsa Yunani adalah kebutuhan pangan karena meleadaknya penduduk. Salah satu cara meningkatkan suplai pangan suatu negara yang tidak hanya kaya sumber daya alam itu adalah dengan mengimpor biji-bijian dari luar perbatasan wilayah Hellenis yang ditukar dengan produk-produk Yunani.
Dekade berikutnya di abad ke-8 SM, Yunani mulai mengadakan ekspansi ke seberang barat laut, Melewati selat Otranto sepanjang pesisir selatan dan barat Itali serta pesisir timur dan selatan Sisilia. Pedagang-pedagang Yunani memang mendahului pemukiman Yunani dan mengantarkan mereka ke wilayah yang mereka rampas, tetapi koloni Yunani Hellenis pertama ialah potret komunitas Yunani sekarang yang telah menemukan mereka.. Dengan begitu, mereka menjadi negara kota yang bermata-pencaharian pokok petani, hasil pertanian digunakan untuk keperluan pribadi. Telah disebut sebelumnya bahwa pendirian negara kota Yunani sepanjang pantai barat dan pulau lepas pantai Asia kecil telah mengubah Laut Aegea menjadi danau Yunani.
Di abad ke -7 SM, Pelebaran habitat penduduk Hellenis dengan pembentukan negara kota-negara kota di seluruh pantai Yunani yang bermata-pencaharian petani berubah menjadi kepentingan ekonomi yang hanya menitikberatkan pada ekstensifikasi kawasan perdagangan wilayah Hellenis, baik dipusat kota Hellas atau diseberang laut masih terdiri dari komunitas petani-petani kecil, yang secara ekonomis mampu berswasembada, namun kaum minoritasnya beralih kebidang produksi yang hasilnya khusus diekspor untuk ditukar dengan padi-padian diluar negeri. Hal memungkinan mereka dapat hidup dan berdagang bersama orang-orang yang ada didaerahnya tidak bisa mereka taklukan dan mereka jajah. Salah satu produk ekspor tersebut adalah tentara bayaran Yunani. Impor tentara bayaran serupa ke Mesir juga pernah dilakukan di abad ke-7 SM. Bahkan abad ke-6 SM, Saudara laki-laki pujangga Yunani yang bernama Mytilenae, Alcaeus, adalah juga seorang tentara bayaran di masa pemerintahan Nebuchadnezzar.
Pada abad ke -7 SM bangsa Yunani mengalami surplus padi-padian yang berasal dari dua kawasan, Mesir dan Ukraina. Perdagangan Yunani Mesir pernah terjalin sebelumnya, sementara perdagangan Yunani-Ukraina menjadi nyata saat migrasi besar-besar (Valkerwanderung) pada pastur pengembara Skyth singgah di Stepa dalam perjalanan menuju arah utara laut hitam.
Perdagangan Yunani lebih lanjut sesungguhnya dirangsang oleh penciptaan uang logam yang ada hubungannya dengan raja Alyatt dari Lidya (memerintah kira-kira 608-558). Jauh sebelum ini sebenarnya, mungkin sejak awal-awal kehidupan Urban di Sumeria batangan-batangan emas, Perak, dan tembaga telah digunakan sebagai media pertukaran. Inovasi Alyatt bukanlah penciptaan mata uang logam dengan monogram (lukisan huruf) yang kemudian diberlakukannya oleh pemerintah kota waktu itu. Uang logam bukan hanya enak dibawa dari pada batangan emas; seandainya pihak berwenang setempat memiliki reputasi ekonomi yang baik, koin tersebut dapat dipercaya begitu saja tanpa pertlu ditimbang setiap kali mereka berpindah tangan.
Ekspansi atas wilayah Yunani dan area perdagangan mereka dengan melakukan revolusi ekonomi terhadap minoritas negara kota-negar kota Yunani yang secara ekonomi sangat beresiko, telah mengalami perubahan-perubahan mencolok bagi sisa-sisa kekuasaan Hellenis. Pada masa kegelapan dimana peradaban Helenis lahir, negara kota Hellenis yang kreatif adalah Athena satu-satunya benteng Mycenae yang tidak dihancurkan di abad 20 SM. Athena kembali memperoleh kemasyhurannya di sepanjangnya masa Protogeometrik dan geometric, tetapi disekitar tahun 750 SM sampai permulaan abad ke-6 SM ia mendadak kehilangan ambisi kekuaseaan. Athena tidak hanya berpangku tangan dalam gerakan kolonisasi tetapi juga dalam tahap revolusi ekonomi berikutnya.
Pelaku-pelaku revolusi tersebut adalah sepanjang negara kota-negara kota dan lepas pantai barat Asia kecil (misalnya Miletus dan Chios) dan seputar wilayah Isthanus di Corinth (contohnya Corinth sendiri, siccon, dan Megara). Ionia merupakan wilayah dimana sastra sejarah Yunani mencapai puncak dengan penerbitan Illiad dan Odissey. Dimasa kejayaan itu tak satu pun syair-syair elegi dan puisi liris yang terkenal Yunani yang dicipta oleh orang Athena. Bahkan di abad ke-6 SM, saat Athena kembali memimpin dulu perekonomian, lalu politik bapak-bapak fisikawan Yunani bukanlah orang Athena melainkan orang-orang Meilesia (Thales dan Anaxiomander) serta Ephesian Herokleitus (Heroklitos) Selama abad ke-6 SM inilah orang-orang Yunani Asia melahirkan para intelektual Yunani Hellenis yang hebat. . Pendahulu mereka telah mengajarkan proses fisika alam dengan bahasa anthromorfis sebagai induk ilmunya. Fisikawan Ionia Abad ke-6 SM ini menjelaskan fenomena antar personil dengan cara mereka sendiri-sendiri. Tidak ada orang Athena yang berkancah diluar ilmu pengetahuan Hellenis baik di awal atau pun tahap-tahap perkembangan berikutnya..
Dalam epos sejarah Yunani yang berawal kira-kira 750 SM dan terus berkembang sampai Romawi menghentikan peperangan antar negara-negara kota Yunani, Yunani disebut sangat bengis terhadap yang lain, tidak berbeda ketika ia berada di masa Mycenae.Saat pemerintahan Yunani melakukan revolusi ekonomi pada abad ke0-7, perekonomian dalam negerinya nyatanya sangat lesu hingga kemudian pemerintahan pun jatuh ke rezim diktator.
Tindakan berani Yunani mengobati penyakit pemerintahannya kala itu adalah dengan menaklukan ke-25 wilayah diujung Selatan Peloponesos, kira-kira tahun 750-715 SM, oleh salah satu negara kota, Sparta. Sparta ialah negar-kota didaerah terpencil, dan penaklukan atasnya oleh tetangga mereka Yunani merupakan hal yang juga terjadi di Italia di Sicilia dimana masyarakat bnukan Yunani dikuasai oleh negara koa maritime Yunani, Corinth dan Chalcis umpanya.. Orang Sparta mengijinkan beberapa negara kota tetangga taklukannya berotonomi, tunduk pada kewajiban menjadi anggota militer Sparta dalam perang. Pemfokusan orang Sparta pada latihan militer dan kedisiplinan membuat mereka menjadi tentara kuat di era Hellenis, Namun sekitar tahun 50 SM Sparta sadar bahwa sumber daya manusia mereka yang gagah berani dan terlatih tidak mencukupi jumlahnya untuk menekan pada budak, seseuatu yang relative baru bagiu Sparta. Kira tahun 611 SM Sparta mencari wilayah untuk memperluas jaringan aliansi mereka dengan melakukan penggulingan kediktatoran yang masih berlangsung di Athena dan pada usaha yang keduanya kalinya mereka berhasil. Kekuasaan Oligarkis yang mengambil alih pemerintahan Athena dari Diktator yang terusir gagal menekan masyarakatnya untuk melawan gerakan radikal yang ada dan ketika Sparta campur tangan membantu sekutu konsrvatif mereka untuk ketiga kalinya, mereka malah dijatuhkan oleh kawanan pemberontak rakyat Athena..
Dengan demikian Athena bisa lepas dari kauasa Sparta dan masyarakat Athena kemudian menerapkan pemerintahan demoktretis (kira-kira 507 SM). Athena meniru pemerintahan Sparta., namun teradapat perbedaan krusial antara struktur sosial pemerintah Athena dan Sparta dal ini. Kerja sama Sparta Athena di tahun-tahun penting 511-107 SM akhirnya berakihir, karena orang-orang Spata itu ttidak diperlukan lagi dan membingungkan. Alasannya bahwa selama abad ke-6 SM, Athena telah siuman dari pingsan berkuasa sementara..
Salah satu sekutu Sparta, Aegina, juga merupakan kompetitor alot bagi Athena dalam perekonomian, Pulau kecil yang berada dalam kendali Aticcaini, hidup dari perdagangan. Masyarakat Aegina berperan penting dalam jual beli tanah Panhelenis di Naucaratis, Mesir. Konflik antara Aegina dan Athena semakin runcing hingga malam dilancarkan invasi Parsi terhadap Yunani Eropa. Raja Sparta, Cleomenes I, sangat kewalahan untuk menghentikan Aegina dari peperangannya dengan Athena.
Oleh karena itu, dalam periode kira-kira 750-500 SM, perselisihan domestic maupun luar negeri menjadi sangat intens dikawasan negara-negara kota Hellenis. Akan tetapi dalam kurun waktu yang sama, meski sedang mengalami kekacauan ekonomi dan politik. Yunani menjadi sadar akan kesatuan dan solidaritas budaya mereka, dan kesadaran ini a khirnya menemukan jati dirinya dalam adat-istiadat Pan Hellenis.
Kata ‘Helenis’ merupakan nama namun umum baru orang-orang Yunani, berarti ‘penduduk kota ‘Helas’. Sementara ‘hellas’ sendiri adalah sebuah distrik di Yunani tengah yang mempunyai banyak kuil seperti kuil Atemis di Athena dekat Thermopylae, kuil dewi Buni, kuil Dea Apollo, dan kuil dewa Dionysos di Delphi, sebuah tempat pemujaan sekaligus tempat sabda dewa dirundingkan, Kebiasaaan Panhelenis lain di samping Ampfiksioni Helenis, yaitu empat festival periodik di Delphi, Corinth, Nemea dipedalaman Peloponnesis, dan paling tua dan paling dihormati ialah festival di Olimpia, sisi barat wilayah Peloponesos Olympia, seperti Olmes La Venta dan Tres Zepotes sekarang. Merupakan pusat pawai yang tak dihuni oleh penduduk tetap manapun. Festival ini adalah ajang panhelenis berkompetisi, tidak hanya bidang atletik, tapi puisi dan juga musik.
Sesungguhnya, adat pan Helenis terdrbut adalah media untuk memperat solidaritas budaya bersama dimana kata” Hellas” dan “ Helenis” diekpresikan. Basis psikoligis ‘ helenisme’ sebenarnya adalah cara pandang bersama, aspirasi dan cita-cita bersama. Ikatan intelektual, emosional, dan spiritual Helenis memang tidak jelas, tetapi ikatan inilah yang menyatukan masyarakat Helenis dengan lebih menitikberatkan pada kondisi politik dan ekonomi mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar