Sabtu, 04 Desember 2010

TOKOH-TOKOH PEMIKIR SEJARAH

OROSIUS
(c.380 c.420 )

Dia dilahirkan sekitar tahun 380 M, wilayah Imperium Romawi tepatnya di Propinsi Iberia. Ia mendapatkan pendidikan yang keras dalam kebudaryaan klasik dan kristen.. Sekitar tahun 414 ia mengungsi ke Afrika Utara ketika ada penyerbuan bangsa Bar-Bar dan disambut oleh Augustine, Menurut Augustine , Orosius ini orang yang sangat mengerti, sigap dalam berbicara dan semangatnya menyala-nyala. Orosius menulis buku yang berjudul The Seven Books Of Histori Against the Pagan. Buku ini mmerupakan dasar reputasi abadi Orosius dan pelengkap karya Augustine, The City Of God.. Sebenarnya buku ini merupakan jawaban atas kejahatan yang disebut Pagan ( Penyembah berhala). Kita tahu kalau Augustine menaruh perhatian pada implikasi-implikasi filosofis yang agung dari pandangan sejarah kristen, sedangkan Orosius melibatkan diri dalam tugas keduniawian yang memperluas dasar historis dan empiris filsafat. Dalam menulis buku-bukunya Orosius menggunakan memanfaatkan ilmu pengetahuan klasik, seperti mengambil dari karya Livy, Tacitus , dan Caesar. Selain itu juga Orosius menggunakan karya dari pengarang kristen Eusibius dan Augustine Dan yang paling penting bahwasannya Oroseius menggunamkan bible dalam pendukung Inpretasinya. Sama halnya Augustine, Orosius juga merupakan sejarwan yang tidak kritis dilihat dari sumber-sumber yang jadikan rujukan bagi penyusunan bukunya.Orosius dalam membuat karyanya dengan pendekatan terhadap sejarah amat kurang, tetapi di dalam historiografi ia dianggap sangat penting karena sumbangannya terhadap filsafat sejarah, yang pastinya filsafat kristen dengan konsepsi klasik yang mengakar dalam dirinya dalam teologi injil dan patristik. Karyanya The Seven Books dipandang sebagai karya yang otoritatif tentang sejarah kuno. Kalau dibandingkan dengan karya Augustine, karya dari Orosius lebih tepat tentang argumen untuk melawan kaum pagan. Sebenarnya Orosius berangkat dari posisi Augustine dalam butur-butir karyanya. Orosius alam pendangannya sangat dekat dengan Eusebius daripada Augustine tentang kerajaan Tuhan. Dalam hal ini Augustine sangat menyadari perbedaan ini, dalam bukunya Augustine mengajukan keberatan terhadap pendapat Orosius, malah sebaliknya sejarawan-sejarawan abad pertengahan tampaknya tidak menyadari perbedaan pendapat antara Orosius dengan Augustine. Mereka menganggap bahwa Orosius penganut faham Augustine. Filsafat sejarah Orosius merupakan kombinasi gagasan Agustine, Orosius, dan Eusibius. Oresius.




OTTO OF FREISING
(c.1113-1158 )

Dia disebut sebagai filsuf sejarah pertama yang dilahirkan dari keluarga bangsawan Jerman termuka. Ia cucu dari Kaisar IV dari Jerman dan dia mendapat tugas gerejani. Dia be lajar dari Paris tahun 1133 ia masuk ordo Cistarian dan masuk Biara Morimund di Perancis. Tahun 1145 ia pergi ke Roma dan bergabung dengan pasukan perang salib ke-2 , menyertai familinya yaitu Kaisar Concard III. Warisan Otto dari dua karya yaitu “ The needs of emperor Frederick I ” (1156-1158 ) ditulis untuk merayakan prestasi penguasa yang digjaya. Bukunya yang lain Chonicle atau History of of two Cities (1143-1147). Karyanya itulah yang memantapkan dia sebagai sejarawan.Dalam kedua karyanya itu mengemukakan jejak arah sejarah sejak penciptaan sampai tahin 1146. Karyanya merupakan karya f ilsafat sejarah pertama abad pertengahan yang penting Dalam karyanya History of two cities ia menggunakan karya-karya Tacitus, Varro, Eusibius, Josephus, dan sejarawan-sejarawan Pagan dan kristen lainnya. Prinsif filosofisnuya berasal dari dua sumber” mengikutji pendapat termashur dari gereja, Augustine ataupun Orosius. Ketika memlihat berbagai konflik dalam dunia khatolik yang mnenyebabkan kekacauan dan perebutan Kaisar dan Paus. Otto melihat ini merupakan suatu hal yang semestinya tnidak terjadi akarena akan menimbulkan kemalangan dan kesengsaraan. Karena dalam ajaran kristen bahwa proses historis adalah suatu penyusunan rencana Tuhan, Karena yakni dengan hal itu maka dia selamat dari sikap pesimistis.. Tidak seluruhnya Cronicle berdasarkan prinsif teologi filosofis dia juga dalam menggunakan karya sejarawan Klasik dan kristen mengandalkan bukti-bukti dokumenter dengan menggunakan pertimbangan kritis tentang makna peristiwa-peristiwa dan motif-motif manusia. Dan yang peling menonjol bahwa ia menulis sejarah bermaksud untuk melawan tradisi abad pertengahan. Dalam menulis sejarah ia cukup kritis artinya tidak begitu saja mengambil cerita yang diberikanm tetapi dalam menggunakan pendekatan ia berat sebelah. Dalam menulis sejarah yang ia cari ialah memberikan deskripsi yang jelas tentang sejarah yang terhampar sebagai bukti-bukti yang dihiasi dengan filsafatnya. Dalam filsafatnya sejarahnya ia menganut faham Augustine tetapi menganut faham Augustine ia dikenal dengan sejarawan yang empiris yang mengakui adanya fakta tentang Jamannya. Dalam two cities-nya ia berusaha untuk memenuhi anjuran kristus






NICCOLO MACHIAVELLI
(1469-1527)

Yang menjadi obsesinya adalah politik, ia tidak bisa memikirkan yang lainnya kecuali politik. Selama 14 tahun (1498-1512) ia mengabdikan diri pada Republik Florence, ia terlibat aktif dalam politik praktis. Ia dilahirkan 13 Mei 1469 dari keluarga bangsawan di Florence. Ketika dia berhenti di kegiatan yang bersifat politik karena di usir dan di buang. Dalam pembuangannya ia menulis karyanya yang terkenal II Principe (The prince) atau sang penguasa yang ditulis dalam bulan-bulan pertamamasa pembuangannya.. Dalam bukunya ia memperlihatkan sebagai pencinta Republik Florence dan bukunya ini ditujukan kepada para penguasa yang ingin mempertahankan kekuasaan dengan pola-pola yang sudah di praktekan ahli-ahli strategi dan arsitek kekuasaan. Karyanya dipersembahkan kempada Guilino de’ Medici untuk menunjukan ke dalam pemahamannya atas pelaksanaannya politik praktis. Karena terinspirasi dengan motif-motif maka ia membuat buku Art of war maupun Discourses on Livy tentang risalat teori dan praktek militer klasik yang rumit..Kalau kita bandingkan kedua karyanya The prince dan Discourses terdapat perbedaan . Dilihat dari isinya The Prince pendek dan tajam sedangkan Discourses isinya panjang dan tidak bersambungan. Dia membandingkan karya Livy tentang kebesaran Roma yang tahan lama dengan negeriinya yang mengalami kemerosotan. Konstitusi Roma dijadikan pembanding. Dengan melihat akhirnya kebijakan-kebijakan Machiavelli mulai dipertimbangkan oleh para bangsawan, ia ditunjuk untnuk menulis sejarah Florence oleh Medici(Universitas Florentine). Sejarah yang ditulisnya merupakan karya pesanan untuk mengagumkan dan mengagungkan serta mengabadikan Florence abad ke 15. Dalam tulisan sejarahnya ia mengikuti model sejarawan Roma dan menggunakan gaya sastra juga. Ia juga bisa dikatakan sebagai sejarawan yang Humanis artinya mengikuti Dictum Cicero serta menggunakan sejarah untuk mengajarkan moral dengan contoh-contoh praktis. Apa yang dilahirkan Machievelli lahir dari visi dan pengalamnnya sendiri. Ia mencurahkan perhatianya pada tulisannya-tulisan sejarah dan memasukan ide-ide dan keinginan-keinginan politiknya.








JEAN MABILLON
(1623-1707 M)

“ On Diplomatic” Karya dari Jean Mabillon dianggap salah satu pemikiran manusia yang benar-benar akbar dalam bidang kritisme dokumen arsif, ini meurut March Bloch” Sejarah abad pertengahan”. Mabillon mempunyani apresiasi yang tinggi tentang fakta-fakta yang luar biasa yang menghasilkan risalah yang lengkap tentang diplomatik yaitu ilmu yawng menguraikan tentang piagam-piagam dan naskah-naskah kuno serta menentukan otentitasnya..Ahli-ahli paleografi abad 19 dan 20 telah memperluas lingkup diplomatik dan telah menunjukan kesalahan dalam dalil-dalil tertentu.tapi ia diakui sebagai ahli yang amat penting dalam pengetahuan sejarah..Pada tahun 1664, adalah suatu kebetulan yang menguntungkan mendapat lingkungan dimana ia dapat mencurahkan terhadap sejarah gereja abad pertengahan. Sejak abad ke -15, kelom,pok Maurist membedakan diri dengan mengkhususkan diri sebagai pelajar-pelajar patristik yang taat. Kelompok-kelompok Maurst telah mennjadi terkenal untnuk ekspedisi sastra. Mereka ke seluruh Eropa dengan menjungjung tinggi perpustakaan serta arsif keluarga. Mabillon mennjadni ahli besar dan dicintai oleh masyarakat..Setelah masuk biara
Proyek pertamanya, perbitan karya-karyanya “st Bemand “ memberikan sumbangan yang tak ternilai bagi sejarah kebiaraan .
-Segera ia menjadi asisten uskup D’Archey dalam produksi seri enam jilid kehadapan orang-orang suci dikalangan terbit pada tahun 1668 dan 1680 karyanya ini sangat menonjol .
On diplomatik dimaksudkan sebagai jawaban terhadap skeptisisme yang berlebihan dari sarjana Bolandist “Daniel Papebroch. Dalam karyanya “propylaem” pengkajian kehidupan orang-orang suci yang berkesimpulan bahwa kebanyakan piagam-piagam dari jaman merovingia yang tersimpan di biara-biara Perancis adalah palsu. dan otentitasnya diragukan.(di santa Denis)
Dia memaksa Papebroch untuk menarik kembali kritiknya. OnDiplomatik menyediakan metode-metode bagi sejarawan untuk menentukan otentitas suatu dokumen kuno dengan membandingmkan gaya, bentuk, segel serta tanda tangan dari berbagai macam piagam pada priode yang sama Piagam disangkal kepalsuannya oleh Mabillom tetapi yang lainnya diterima sebagai sisipan, tetapi yang lainnya lagi, khususnya yang ada di St. Denis, dibuktikannya sebagai piagam yang asli. Sebagani seorang ilmuan modern ia memerlukan sesuatu konsensus pendapat ahli yang berdasarkan penelitian yang empiris. Ia menolak skeptisisme yang timpang, yang dikenal dengan “ Phyrronism sejarah” Dia diberi hadiah oleh raja Matahari Louis XIV sebagai orang yang paling terpelajar dikerajaannya
Mabillon mempertahankan ajaran Maurist melawan serangan anti intelektual dari biarawan-biarawan Trappist dalam karyanya Treaties On Mohastic Studies. Ciri khas dari karya dari Mabillon yaitu tidak ada pendahulu dalam metodenmya


DAVID HUME
(1711-1776)

Dia diakui sebagai filsuf Inggris yang paling brilian dengan Karyanya ” Treaties On Human Nature. Karyanya dianggap Skeptis ataupun Atheis, tetapi dia mempunyai Kemashuran dan keberuntungn ia cari selama hidupnya. Karyanya yang lengkap “ History Of England”,yang terbit tahun 1762, karya sejarah inggrs terbaik pada abad 18. Sebagai sejarawan dia membuat jelas maksud atau tujuannya sebagai seorang filsuf. Apa yang di tulis oleh Hume adalah pengkajian tentang manusia, yang dipublikasikan untuk pertama klinya pada tahun 1739 dalam Treatise. Dia dalam menyusun History of England mundur kebelakang, sehingga jilid tentang (keluarga) Shart England terbit tahun 1754 dan 1757. Hume mengkritik pandangan-pandangan tradisional dalam sejarah Inggrnis modern. Prinsif-prinsif filosofisnya dapat kita lihat dalam karyanya.. Dia juga mengkritik terhadap mitos konstitusi kuno. Hume mempopulerkan kembali interpretasi kritis Brady tentang abad pertengahan Inggris pada abad ke 18. Dari jilid-jilid tentang Tudor, Hume senang mencela CHAUVIMISME oarang-orang Inggris. Adapun julid tentang keluarga Stuart awal merupakan bagian yang paling kontroversial. Hume meninjau interpretasinya tentang sejarah Inggris yang konstitusional, dan ia menyatakan bahwwa meskipun teror terjadi pada perang saudara abad ke 17. Setelah dipublikasikan karyanya History Of England, Hume hidup Bahagia, Ia mendapatkan pujuan dari raja Perancis akan bekaryanya Dia di Perancis diberikan julukan Penulis Terbesar dari Inggris


















VOLTAIRE
(1694 -1778)

Dia dikenal sebagai penulis yang paling representative dari zaman pencerahan. Karya-karyanya berwawasan luas dan termasuk genre sastra, menunjukan nilai-nilai filsafat yang hidup. Voltaire dikenal dalam sejarah sebagai penyair, penulis drama, penulis essay, penulis cerita pendek, filosof, dan sejarawan. Ia menginginkan mendapat status sebagai penyair. Filsuf idolanya David Hume, ia menolak untuk bersubordinasi belajar dengan membatasi diri pada pengkajian tentang etika yang diterima sebagai doktrin keagamaan. “Hendriade” (1728) merupakan karyanya yang panjang. Filsafat menjadi inti puisi-puisi filosofisnya. Karya –karya Voltaire yang ditulis setelah perjalanannya ke Inggris, merapakan bom pertama yang akan menjatuhkan Rejim lama (Ancient Regime). Voltaire menyadari kekuatan dan arti karyanya yang berjudul The Philosophical Letters, sehingga ia berusaha menjaganya dari perdaran umum. Voltaire memuji toleransi beragama serta kebebasan yang dimiliki orang-orang Inggris sebaliknya ia mengecam hirarki gereja yang kaku dan penindasan-penindasan terhadap kebebasan yang paling mendasar di negerinya sendiri. Ia lebih menyukai para filsuf Inggris yang empiris, ia juga mengabaikan prasangka kebangsaan Di tempat tinggalnya di Cirey, ia menghasilkan karya-karyanya di bidang filsafat, eksperimen-eksperimen di bidang fisika dan usaha mempopulerkan metafisika Newton, serta menjadi pionir dalam melakukan kritik terhadap kitab injil. Yang terpenting bagi sejarawan, Voltaire-lah yang memulai penulisan sejarah modern dalam historiografi Perancis. Karyanya yang terkenal dibidang sejarah adalah The Age Of Louis XIV yang ditulis pada awal tahun 732.
Dengan membaca karya ini orang akan mengetahui atau memahami kebudayaan Perancis abad ke 17, maka tidak salah karya ini merupakan karya yang paling berharga. Tujuan penulisan karya ini adalah untuk melukiskan semangat zaman (ZeitGeist), dan ia berhasil. Karyanya yang lain yang berjudul “ The Essay on te Custom and the spirit of Nations”, karya ini sengaja di tulis khusus untuk istrinya Madame du Chatelet. Di publikasikan untuk pertama kalinya pada tahun 1756. Ia mengalihkan kembali pandangan Kristen tentang masa lalu, menjadi pandangan yang sama sekali sekuler dari seuatu sejarah umum. Voltaire menulis sejarah tidak lagi menjadikan kisah orang-orang pilihan dari suatu sudut di muka bumi ini. Dan injil tidak lagi menjadi otoritas historis tertinggi, dan geografi jauh melewati apa yang diketahui oleh kaum Kristen atau kaum Yahudi. Pengetahuan sejarah telah mengalami kemajuan sejak masa Voltaire Dia menunjukan bahwa sejarah profane adalah sejarah manusia dan itu adalah subjek yang pantas dalam study sejarah. Berbagai karya Voltaire yang terbit selama 30 tahun terakhir hidupnya, berdasarkan tujuan penulisan itu dapat digabungkan menjadi karya yang mewakili humanitas. Ada dua karya dari periode ini yang masih cemerlang sekarang adalah Candide (1759) yang merupakan kaya sastra social yang terbesar; dan Philosophical Dictionary( 1764) yang berisikan kritik tajam terhadap teologi Kristen. Ia meninggal pada tahanu 1778. Ia terkenal dengan usahanya untuk mewakili oaring Perancis yang tertindas.


EDWARD GIBBON
(1337-1794)

The Decline and fall of the Roman Empire merupakan karaya Gibbon yang dianggap hanya merupakan karya historis terbesar dalam historiografi zaman pencerahan. Karyanya ini merupakan karya historis terbesar dalam bahasa Inggris. Dalam menyusun karya ini dia memerlukan 20 tahun untuk menyelesaikannya. Bukan besar karena lama dalam penulisannya tapi karyanya ini paling dahsyat dalam sejarah kemanusiaan. Dia dididik oleh ayahnya yang berwatak keras. Gibbon seorang yang kutu buku yang menganggap bahwa membaca itu sudah menjadi keperluan dirinya. Selama Di Oxford (inggris), ia mengalami perubahan dan berpindah agama khatolik. Setelah kembali dari Inggris ia mempublikasikan laporan awalnya tentang bacaan yang diberi judul Essay On the Study of Literature. Karya ini ditulisnya di Perancis yang mengungkapkan pengetahuannya tentang sejarawan-sejarawan kuno, perhatiannya terhadap hukum-hukum serta lembaga-lembaga di Republik Romawi, dan perhatiannya terhadap karya-karya Montesquie, yang kemudian banyak mempengaruhi visinya dalam karyanya The Decline and fall of Roman Empire. Karya Gibbon melebihi dua karya pendahulunya David Hume dengan Robertson. Gibbon menggunakan karya Mabillon dan Bernard Montfaucon sebagai sumber penulisan karyanya tanpa perlu meneliti kembali karya mereka. Karya Gibbon tentang kerajaan Romawi diatas dapat dikatakan sebagai sintesa dari hasil riset selama ratusan tahun tentang sejarah kuno dan sejarah abad pertengahan. Montesquie mengajarkan kepada Gibbon bahwa geografi dan ilmu mempengaruhi karakter lembaga-lembaga politik, serta system hukum seperti halnya pengaruh traumatik peperangan dan invansi.. Tujuan Gibbon untuk memperbelakukan sejarah sosiologis Montesquie ke arah pengkajian lembaga-lembaga lainnya sebagai kekuatan sejarah, khususnya agama.. Bab-bab 15 daln 16 dalam bukunya, menjelaskan hal yang baik sekali tentang kebangkitan dan sifat-sifat Kristen sehingga membuat karyanya dianggap berbau skandal. Bab ini mengundang kritik sehingga menghela Gibbon untuk melukiskan karyanya yang brilian yaitu Vindication.. Dalam karyanya, Kristen dianggap sebagai kekuatan social yang destruktif



LEOPOLD VON RANKE
( 1795 - 1886)

Ia ini merupakan sejarawan Jerman yang paling berpengaruh pada abad ke 19. Ia lahir pada tangga 20 Desember 1795 di Wiche. Ia menulis karya pertamanya dalam bahasa Jerman yang kemudian diterjemahkan dengan judul Histories of the Latin and Germany Nations ( 1494-1514). Karya ini di buat ketika dia menyelesaikan studinya di bidang teologi dan filologi kalsik di Univeritas of Leipzig. Ia alam menulis karyanya menggunakan metode filologi kritis. Selain menulis ia juga giat mngajar sejarah di Gymnasium di Frankfurt.Ranke terkenal sebagai bapak ilmu sejarah modern atau sejarah kritis terkenal dengan pemikirannya yang menyatakn bahwa sejarah ditulis itu harulah sebagaimana peristiwa itu terjadi (“ Wie es eigentlich gewesen ist”) Dia memperluas kritik eksternal dan kritik internal yang berguna untuk menguji kredibelitas sebuah sumber.Inilah sumbangan terbesar dari Leopold Von Ranke untuk ilmu sejarah. Karena ia seorang nasionalis ia memperlihatkan dalam karya-karyanya tentang sejarah diplomatic dan politik. Ia sependapat dengan pandangan romantisme yang menekankan unsur estetika (seni) dalam penulisan sejarah.. Ranke terkenal juga sebagai bapak historisisme. Histoirisisme lebih sekedar filsafat sejarah.. Ia menolak semua sumber yang bukan sumber primer sama seperti Thucidides. Dalam desertasinya ia berusaha menggabungkan rekontruksi kebenaran masa lampau dengan elegensi sastra. Boleh dikatakan Ranke menjadi model untuk pengetahuan sejarah yang professional pada abad ke 19 dalam hal metode .














MARCH BlOCH
( 1886-1944)

Sejarawan ini dilahirkan di Lyons pada tanggal 6 Juli 1886, karena ia pintar ia bersekolah di Lycee Louis-le-Grand di Paris. Tahun 1904, ia belajar sejarah dan geografi di Ecole Normale Superieure.. Berbagai artikel dan sejumlah buku ditulisnya; yang terkenal diantaaranya adalah La Republique Romanine (1913), L’empire Romain (1922) Dia hidup dalam lingkungan keluarga yang berintelektual yang baik. Yang menonjol dalam karya-karyanya ialah kepakarannya dalam masalah sejarah abad pertengahan. Titik puncak intelektualitasnya terjadi pada tahun 1929 ketika ia bersama Lucien Febvre menerbitkan manjalah berjudul Annales d’histoire Economique et sociale, yang dalam sepuluh tahun benar-benar menubah historiografi Perancis.. Dalam mengembangkan aliran baru yang kemudian dikenal sebagai Mahab Annales. Mahzab ini tidak mengkhususkan dalam satu aliran. Tampaknya Bloch mencoba masuk kedunia ekonomi, sosiologi, dan psikologi. Tujuan sejarahnya tampak jelas bahwa sejarah bukanlah akumulasi berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lalu melainkan pengethuan tentang masyarkat manusia.. Karya Bolch yang tak dapat diabaikan adalah Les Carateres Originaux de l’histoire Francaise (931), sejarah pedesaan yang dituliskan berdasarkan pengamatannya atas pola-pola perladangan dan interpretasinya terhadap lanskap pedesan. Buku terakhirnya yang diterbitan Feudal society (1939-1940), yang merupakan usaha terdahulu dalam perspektif sejarah yang baru. Dalam buku ini diperlihatkan pola-pola, perbedaan-perbedaan dan generilisasi perkembangan sejarah abad pertengahan Eropa. Mahzab Annales, terus melaju sepeninggal Blosvh. Pendekatan ilmu-ilmu social dalam penelitian sejarah bukanlah hal yang aneh.













HENRI PIRENNE
(1863-19350)

Ia sejarawan Belgia yan menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Sastra di Uiversitas Of Liege pada tahun 1883. Ia sangat tertarik pada sejarah social. Hal ini dilatarbelakangi oleh pengalaman dia secara pribadi.. Hal ini mendorong dia untuk belajar mengenai sejarah social ekonomi di Jerman di bawah bimbingan Gustav Schmoller, pendiri mahzab Scholler. Kontaknya dengan Arthur Giri di PARIS (1884-1885) telah memperkuat perhatiannya dalam sejarah perkotaan. Dalam menulis sejarah sosial di negrinya dia menggunakan analisas dari berbagai segi khususnya asfek politik, sosial, dan ekonomi. Ia menolak anggapan yang sudah ada tentang asal usul sebuah kota, jadi ia ingin menulis sejarah perkotaan yang belum orang mengetahuinya lebih-lebih menulisnya.. Menurut pendapatnya, sebuah kota berkembang sebagai hasil bangkitnya perdagangan pada abad ke-10 dan ke-11, dan yang menjadi inti kota adalah pemukiman para pedagang. Teori ini dikemukakan dalam bukunya yang berjudul “ Les Villes du Moyen Age“. Ia juga menulis sejarah industri, dalam menulis karyanya ini ia bekerjasama dengan Georges Epinas (1906-1924). Sejaran Belgia ini ahli dalam sejarah demografi. The Stages in the Social History of Capitalism (1914) karya Henri yang mendapat perhatian besar dari dunia sejarah internasional pada awal abad ke 20. Economic and social Histori of Medieval Europe (1933) karyanya yang menunjukan interpretasi Pirenne yang komprehensif tantang esjarah sosial-ekonomi abad pertengahan.. Dan karyanya ini memperngaruhi sejarawan ekonomi paling tidak seperempat abad setelah ia meninggal. Karyanya yang lain ialah “ Mohammed and Charlemagne( 1935) yang menyebutkan bahwa peralihan antara zaman kuno menjadi zaman pertengahan bukanlah terjadi abad ke -5 .













JAMES HARVEY ROBINSON
(1863-1936)

Ia adalah sejarawan Amerika yang terkenal sebagai pendiri aliran pemikiran sejarah baru yang dikenal sebagai New History, yaitu pemikiran sejarah baru yang menekankan perlunya pendekatan ekonomi dan sosiologi dalam wacana sejarah . Aliran ini sejalan dengan aliran Annales. Tahun 1887 ia lulus sebagai sarjana muda di Harvard dengan menulis tentang sejarah konstitusi Amerikan dan ia menyelesaikan tesisnya di Univercity of Freiburg, Jerman. Dia mendalami epigrafi, paleografi, leksikografi, dan diplomatic. Karena daei kecil berminat pada bidang biologi maka dia mendeklarasikan bahwa pendekatan genetic dalam sejarah yang dilakukannya tidak lain diderivasi dari biologi.. Ia menekankan pentingnyaa analisis tentang aspek ekonomi, sosial, dan psikologi berbagai peristiwa. Analisis ini juga ditekankan oleh para sejarawan-sejarawan yang lain. Robinson juga mempelajari psikoanalisis. Dari sini jelas bahwa Robinson memfokuskan diri dalam sejarah intelektual ( sejarah pemikiran).
Beberapa karyanya yang lain The New History (1912), yang brpengaruh luas dalam penulisan sejarah di Amerika sehingga melahirkan sebutan‚ Aliran Robinson’ ( Robinson’s school dan The Development of Modern Europe (1907-1908) yang ditulisnya bersama Charles A. Berd. Buku lainnya juga yang berjudul The Human Comedy (1937),buku yang lainnya juga An Introduction to the History of Western Europe (1902-1903), Outlines Of European History ( 1912-1914).
Robinson diangkat sebagai Presiden AHA (American Historical Association) dalam sebuah symposium yang bertema Essays in Intellectual History. Ini tidak dimaksudkan untuk mentransformasikan sejarah menjadi ilmu sosial yang siste

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar